Berita & Acara

Sinergi Industri dan Pendidikan Militer, Siswa Dikpa Pusdikzi Kunjungi Kuari Indocement

Sebagai wujud sinergi antara industri dan institusi pendidikan militer, Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) melaksanakan kegiatan studi banding berupa observasi proses peledakan di area tambang Indocement pada Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa Pendidikan Perwira (Dikpa) yang terdiri atas peserta Dikpa Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dan Dikpa Destruksi. Para peserta didampingi oleh jajaran pimpinan dan pelatih dari Pusdikzi Pusziad.

Bertempat di I-Shelter Kompleks Pabrik Citeureup, kegiatan diawali dengan pembukaan, lalu dilanjutkan dengan safety pause dan safety prayer sebagai bentuk implementasi budaya keselamatan kerja yang menjadi prioritas utama perusahaan, sambutan dari Indocement disampaikan oleh Deputy General Manager Operational Support Kompleks Pabrik Citeureup, Retnawan Widhiantoro. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Indocement sebagai lokasi pembelajaran lapangan bagi para peserta Dikpa. Sementara itu, Kapten CZI Hendro, yang mewakili Letkol Benny Faizal, menyampaikan harapan agar kegiatan observasi ini dapat memberikan wawasan praktis sekaligus pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami proses peledakan di industri pertambangan.

Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan di area Quarry Mining dengan pendampingan tim Mining, SHE Officer, CHCD, serta Safety & Security Indocement. Dalam sesi observasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai tahapan proses peledakan, mulai dari persiapan bahan peledak, pengamanan area blasting, kesiapan lokasi, hingga pelaksanaan peledakan dengan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat.

Setelah kegiatan lapangan, peserta mengikuti sesi pemaparan materi yang mencakup profil perusahaan, proses operasional penambangan, serta mekanisme blasting yang disampaikan oleh Ozzy Julio Parisa. Sesi ini berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Melalui kegiatan studi banding ini, Indocement berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan dalam menciptakan budaya kerja yang profesional, kompeten, dan mengutamakan keselamatan.

Kami menggunakan cookies (serta teknik lain yang serupa) untuk membuat pengalaman anda di situs web kami lebih menyenangkan dan efisien. Cookies juga membantu kami memahami bagaimana situs web kami digunakan. Baca kebijakan cookies milik kami. Dengan menekan “Setuju” berarti anda sepakat dengan bagaimana kami menggunakan cookies.