Indocement raih hasil positif pada tahun 2025, berikut ikhtisar kinerja Indocement Tahun Buku 2025, yaitu:
- Pasar semen domestik turun −2,2% pada 2025, dipengaruhi oleh pelemahan permintaan semen curah sebesar −8,3% akibat penurunan anggaran Pemerintah untuk infrastruktur di 2025, sementara pasar semen kantong masih tumbuh +0,5%.
- Volume penjualan domestik (hanya semen) Indocement turun −4,2% pada 2025; dengan pasar kantong turun −1,1% dan pasar curah turun −10,9%, sehingga pangsa pasar domestik 2025 sebesar 29,1%.
- Fasilitas pengumpan biomassa (biomass feeding) di Kompleks Pabrik Grobogan berkapasitas
40 tph mulai beroperasi pada Agustus 2025. - Perjanjian sewa pakai operasi Pabrik dan Kuari Maros dengan Semen Bosowa diperpanjang dua tahun mulai September 2025.
- Indocement mengakuisisi dua terminal semen milik Semen Bosowa yaitu Terminal Siawung (Sulawesi Selatan) pada Agustus 2025 dan Terminal Lombok pada November 2025.
- Entitas anak Indocement, PT Pionirbeton Industri, menjalin kemitraan dengan PT Cipta Mortar Utama pada Desember 2025 untuk membentuk usaha patungan (joint venture) di bisnis produksi dan pemasaran produk mortar.
- Posisi kas kuat sebesar Rp5,9 triliun per 31 Desember 2025.
- Pemakaian bahan bakar alternatif meningkat signifikan dari 21,4% (2024) menjadi 29,0% (2025), dan Emisi CO2 Cakupan (Scope) 1 berhasil diturunkan dari 533 kg CO2/ton ekuivalen semen menjadi 512 kg CO2/ton ekuivalen semen.
Unduh siaran pers lengkap pada bagian lampiran.





