Indocement Berhasil Raih Keuntungan Rp1.950,4 Miliar di Tahun 2023, Tumbuh 5,9%
Ikhtisar hasil keuangan untuk 2023:
- Data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), pasar semen domestik tumbuh +3,6% (64.016k ton) dengan pasar kantong +0,1% (45.436k ton) dan pasar curah +13,3% (18.580k ton). Volume Semen Grobogan masih belum termasuk ke dalam data ASI 2023.
- Porsi pasar semen curah terus meningkat pada 2023 menjadi 29% vs. 27% di 2022 dan 22% di 2021. Pembangunan ibu kota baru (IKN) mendorong pasar curah tumbuh +91,9% di Kalimantan.
- PT Semen Grobogan telah diakuisisi sepenuhnya pada 1 Desember 2023.
- Indocement mencatat volume penjualan domestik (semen dan clinker) sebesar 18.766 ribu ton (termasuk Semen Grobogan) atau naik +8,6%, terutama dikontribusi dari operasi Maros. Ekspor keseluruhan mencapai 579 ribu ton atau +89,0% lebih tinggi dengan tiga pengiriman clinker terbanyak ke Bangladesh (173 ribu), Australia (133 ribu), dan Brunei Darussalam (123 ribu).
- Pangsa pasar semen domestik Indocement secara nasional sebesar 27,3%, dengan pangsa pasar di Pulau Jawa sebesar 33,9%, dan diluar Pulau Jawa 20,5%.
- Pendapatan Neto meningkat +9,9% menjadi Rp17.949,8 miliar dari peningkatan volume penjualan.
- Beban Pokok Pendapatan meningkat +8,2% menjadi Rp12.103,0 miliar, lebih rendah dari persentase peningkatan Pendapatan Neto karena adanya penghematan biaya energi (batu bara DMO).
- Margin EBITDA sebesar 20,4% atau Rp3.656,5 dan Laba Tahun Berjalan sebesar 10,9% atau Rp1.950,3.





