Indocement menyelenggarakan Management Review Meeting (MRM) tahun 2026 secara hybrid sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan standar sistem manajemen yang berlaku di perusahaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Indocement, Oey Marcos dan Holger Mørch, serta jajaran manajemen yang terdiri atas General Manager dan Manager dari empat unit kerja sesuai ruang lingkup sertifikasi sistem manajemen, yakni Kompleks Pabrik Citeureup, Kompleks Pabrik Cirebon, Kompleks Pabrik Tarjun, dan Head Office.
MRM merupakan forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sistem manajemen terintegrasi. Saat ini, Indocement menerapkan enam standar, yaitu API Spec 10A untuk Oil Well Cement, ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 28000 untuk Sistem Manajemen Keamanan Rantai Pasok, ISO 45001 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta SMK3 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.
Melalui forum ini, Indocement memastikan bahwa seluruh sistem manajemen berjalan secara efektif dan selaras dengan standar internasional serta regulasi nasional. Hal ini sejalan dengan komitmen Indocement dalam menjaga kualitas operasional, keselamatan kerja, serta keberlanjutan bisnis perusahaan.





