Indocement pada Kuartal I 2026 berhasil mempertahankan pertumbuhan laba yang solid di tengah tantangan pasar. Berikut ini ikhtisar kinerja kuartal I 2026:
- Pasar semen domestik meningkat +4,6% pada Kuartal I 2026, didukung oleh pertumbuhan +6,7% pada segmen kantong, sementara segmen semen curah melemah
-0,7%. - Volume semen domestik Indocement turun -2,6% pada Kuartal I 2026, dengan segmen kantong turun -2,9% dan segmen semen curah turun -1,9%, sehingga pangsa pasar domestik menjadi 28,0%.
- Putaran ketiga pembelian kembali saham telah mencapai target, menjaga tingkat
free float pada 40%:- Jumlah saham yang dibeli kembali: 66.249.700 saham (1,88%)
- Total dana yang digunakan: Rp437 miliar
- Total saham treasuri yang dimiliki: 231.878.600 saham (6,60%)
- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) akan diselenggarakan pada 21 Mei 2026, untuk mengusulkan pembatalan sebagian saham yang dibeli kembali pada tahun 2021 dan 2022 sebagai pengurangan modal, dengan total hingga 84.529.400 saham.
- Program pembelian kembali saham lainnya akan berlangsung dari 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027, dengan batas maksimal sebesar Rp750 miliar.
- Mendirikan usaha patungan (JV) dengan Mondi Industrial Bags GmbH (Mondi), bagian dari Mondi Group, perusahaan global di bidang kemasan dan kertas. Langkah ini merupakan strategi untuk memperkuat ekosistem pendukung kualitas produk—khususnya melalui pasokan kantong semen yang andal. Indocement memiliki 40% saham JV, sementara Mondi akan memiliki 60%, berlokasi di Indocement Kompleks Pabrik Citeureup dengan Indocement sebagai pelanggan utama.
- Posisi Kas yang kuat sebesar Rp5,1 triliun per 31 Maret 2026.
Siaran pers lebih lengkap bisa diunduh dibagian lampiran pada artikel ini.





