Indocement Kompleks Pabrik Citeureup kembali menghidupkan semangat kreativitas dan pengelolaan sampah melalui lokakarya daur ulang plastik Makeover Sampah Jadi Nyeni yang dilaksanakan pada 2 dan 10 Februari 2026. Pelatihan yang telah memasuki sesi kelima dan keenam ini digelar di dua Kampung Ramah Lingkungan (KRL), yakni KRL Ragam Berseri di Desa Leuwikaret dan KRL Citra Berseri di Desa Gunungsari, sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Dalam kegiatan ini, peserta belajar langsung dari Aisindika Sari Dewi, pemilik UMKM Ay Craft sekaligus mitra CSR Indocement yang dikenal sebagai penggiat upcycle plastik. Ia membagikan pengalaman praktis bagaimana sampah plastik dapat disulap menjadi produk kerajinan yang artistik, menarik secara visual, dan memiliki nilai jual, sehingga mendorong peserta memahami peluang usaha dari pengolahan sampah.
Program ini berangkat dari temuan di lapangan bahwa bank sampah mitra CSR Indocement sudah memanfaatkan limbah plastik sebagai bahan kerajinan, namun hasilnya masih didominasi produk sederhana dengan nilai artistik dan daya tarik pasar yang belum optimal. Di sisi lain, meningkatnya permintaan membuat UMKM Ay Craft membutuhkan tambahan unit produksi sekaligus sumber bahan baku, sehingga kolaborasi menjadi langkah strategis yang saling menguntungkan bagi penguatan rantai pasok dan peningkatan kualitas produk.
Melalui lokakarya ini, peserta dibekali keterampilan untuk mengolah sampah plastik menjadi kerajinan yang lebih kreatif, inovatif, dan bernilai ekonomi lebih tinggi. Material yang sebelumnya sulit terserap pengepul kini dapat diolah menjadi barang bernilai tambah yang berpotensi meningkatkan pendapatan, baik pada tingkat individu maupun kelembagaan KRL, sekaligus mendukung praktik ekonomi sirkular di wilayah sekitar Citeureup.
Sebanyak 28 peserta mengikuti pelatihan yang tidak hanya memperkaya kemampuan menghasilkan produk daur ulang yang layak jual, tetapi juga membuka peluang kemitraan antara UMKM Ay Craft dan bank sampah mitra CSR Indocement sebagai pemasok bahan baku plastik maupun unit plasma produksi. Dengan terbangunnya kolaborasi ini, diharapkan tumbuh ekosistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan secara ekonomi bagi masyarakat, membuktikan bahwa kreativitas dapat menjadi pintu menuju lingkungan yang lebih bersih dan peluang usaha yang menjanjikan.





