Indocement terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor konstruksi melalui program pelatihan dan sertifikasi tenaga konstruksi di berbagai wilayah Indonesia.
Setelah berhasil memfasilitasi sertifikasi bagi 300 tenaga kerja konstruksi sepanjang 2025, pada Semester I tahun 2026 Indocement kembali menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi bagi 205 tenaga kerja konstruksi. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus mendorong penerapan standar kerja yang lebih baik di lapangan.
Mendorong Peningkatan Kompetensi Tenaga Konstruksi Indonesia
Pelatihan dan sertifikasi yang difasilitasi Indocement merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi wujud kolaborasi antara Indocement dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan institusi terkait sektor konstruksi.
Pada Semester I tahun 2026, pelatihan dan sertifikasi yang dilaksanakan meliputi:
- 23 Kepala Tukang Bangunan Gedung bekerja sama dengan Dinas Cipta Karya DKI Jakarta pada 19–20 Mei 2026 di Jakarta.
- 23 Pengawas Konstruksi Bangunan Gedung bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumedang dan dewan pengurus pondok pesantren pada 19 Mei 2026 di Sumedang, Jawa Barat.
- 21 Mandor Konstruksi Bangunan Gedung bekerja sama dengan Dinas Cipta Karya DKI Jakarta dan kontraktor Lifetime Design pada 27–28 Juli 2026 di Jakarta.
- 41 Teknisi Laboratorium Beton bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjar pada 29 Juli 2026 di Kota Banjar, Jawa Barat.
- 97 Tukang Pasang Bata bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta dan Komisi V DPR RI pada 29–30 Juli 2026 di Purwakarta, Jawa Barat.
Semen Tiga Roda Dukung Ekosistem Konstruksi yang Kompeten
Direktur Indocement, Troy Dartojo Soputro, menegaskan bahwa dukungan terhadap pelatihan dan sertifikasi tenaga konstruksi merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun ekosistem konstruksi yang lebih kompeten, produktif, dan berstandar.
“Bagi Indocement, dukungan terhadap sertifikasi tenaga konstruksi bukan hanya kegiatan pemasaran, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem konstruksi yang semakin kompeten, produktif, dan berstandar. Melalui Semen Tiga Roda, kami ingin memastikan para tenaga konstruksi memperoleh akses pada pengetahuan teknis, praktik aplikasi yang tepat, serta pemahaman terhadap material berkualitas, sehingga hasil pembangunan di Indonesia dapat semakin kokoh, aman, dan berkelanjutan.”
Pelatihan Praktis oleh Instruktur Bersertifikat BNSP
Program pelatihan disampaikan oleh tim Technical Engineer Semen Tiga Roda yang telah memiliki sertifikasi instruktur dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Materi yang diberikan mencakup pengenalan semen, mortar, dan beton berkualitas, metode aplikasi produk, penanganan kendala teknis di lapangan, serta berbagai praktik terbaik untuk meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi.
Sebagai salah satu produsen semen terkemuka di Indonesia, Indocement melalui merek Semen Tiga Roda terus menghadirkan produk berkualitas dan inovatif untuk memenuhi kebutuhan pembangunan nasional maupun internasional. Portofolio produk perusahaan mencakup Portland Composite Cement (PCC), Portland Cement Tipe I, II, dan V, Oil Well Cement, Semen Putih, serta Mortar Tiga Roda.
Melalui berbagai program pengembangan kompetensi ini, Indocement berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tenaga konstruksi Indonesia, memperkuat pemahaman teknis terhadap aplikasi produk, serta mendukung terciptanya pembangunan yang lebih aman, kokoh, dan berkelanjutan.





