Berita & Acara

RUPST Indocement 2026 Setujui Dividen Rp468 per Saham

Indocement menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp468 per saham. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp1,54 triliun dari laba bersih Perseroan tahun 2025 sebesar Rp2,24 triliun. 

Dividen tersebut dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada 5 Juni 2026, dengan jadwal pembayaran mulai 19 Juni 2026. Sementara itu, sisa laba bersih akan dicatat sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung kebutuhan pendanaan Perseroan ke depan. 

Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga menetapkan sejumlah perubahan dalam susunan pengurus Perseroan. Pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Roberto Callieri sebagai Komisaris Utama. Rapat juga menerima pengunduran diri Hasan Imer sebagai Direktur dan menunjuk Benny Setiawan Santoso sebagai penggantinya untuk melanjutkan sisa masa jabatan. Lebih lanjut, Indocement menunjuk Jose Maria Magrina Vadillo sebagai Wakil Direktur Utama yang akan efektif menjabat mulai 1 September 2026. Dengan keputusan ini, Perseroan memperkuat struktur kepemimpinan guna mendukung keberlanjutan kinerja dan strategi bisnis jangka panjang.

Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Hasan Imer selama menjabat sejak 2008. Ia menilai berbagai inisiatif strategis yang dilakukan selama periode tersebut telah memperkuat fondasi operasional Perseroan, termasuk peningkatan kapasitas produksi serta pengembangan produk dan integrasi standar kualitas.

Pada hari yang sama, Perseroan juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang menyetujui sejumlah aksi korporasi. Salah satunya adalah penarikan kembali sebagian saham hasil pembelian kembali pada 2021 dan 2022 melalui mekanisme pengurangan modal sebanyak 84,5 juta lembar saham. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui rencana pembelian kembali saham Perseroan dengan nilai maksimal Rp750 miliar yang akan dilaksanakan dalam periode 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam menjaga nilai pemegang saham serta memperkuat struktur permodalan. 

Sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, Indocement terus menjalankan kegiatan usaha di bidang produksi dan penjualan semen, beton siap pakai, serta agregat, dengan dukungan jaringan operasional yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Kami menggunakan cookies (serta teknik lain yang serupa) untuk membuat pengalaman anda di situs web kami lebih menyenangkan dan efisien. Cookies juga membantu kami memahami bagaimana situs web kami digunakan. Baca kebijakan cookies milik kami. Dengan menekan “Setuju” berarti anda sepakat dengan bagaimana kami menggunakan cookies.