Berita & Acara

Direksi Indocement Perkuat Budaya K3 melalui Visible Felt Leadership

Indocement terus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui penerapan Visible Felt Leadership (VFL) oleh jajaran direksi. Komitmen ini diwujudkan melalui kunjungan langsung ke area operasional untuk meninjau kondisi lapangan, memastikan penerapan standar keselamatan kerja, serta membangun dialog terbuka dengan para pekerja.

Penerapan Visible Felt Leadership menjadi wujud nyata kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan. Melalui pendekatan ini, manajemen tidak hanya melakukan inspeksi, tetapi juga melihat secara langsung kondisi kerja, mendengarkan masukan dari lini terdepan, serta memberikan arahan perbaikan yang diperlukan untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan nyaman.

Pada 3 Juni 2026, Direktur Indocement Troy D. Soputro bersama Distribution Network Division Manager Andi Poernomo melaksanakan sudden site inspection ke Gudang Semen Sukabumi. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Region 1 Terminal & Warehouse Department Head Lina, SHE Department Josian Andre, serta supervisor dan provider Gudang Semen Sukabumi.

Dalam kunjungan tersebut, inspeksi difokuskan pada penerapan K3 di area pergudangan, termasuk pemastian aktivitas dan kondisi kerja yang aman, penerapan program Clean Site Safe Site, implementasi driving safety, serta aspek keselamatan alat angkat dan angkut mengingat adanya operasional forklift di area gudang semen. Tim juga meninjau ketersediaan rambu dan informasi K3, pengelolaan lingkungan, pengamanan area, serta kelayakan operasional forklift.

Selain itu, kesiapan armada turut menjadi perhatian, termasuk kelayakan truk transporter dan kondisi fisik para pengemudi. Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan metode pemberian visitor site SHE induction bagi tamu, penataan semen di dalam gudang, area bongkar muat semen ke truk, kebersihan gudang secara menyeluruh, hingga kenyamanan area tunggu bagi para pengemudi.

Tidak hanya melakukan inspeksi fisik, jajaran manajemen juga menggelar safety conversation secara interaktif bersama para pengemudi transporter, operator forklift, dan tenaga kerja kontraktor yang sedang bertugas. Dialog dua arah ini menjadi bagian penting dari Visible Felt Leadership karena memungkinkan manajemen memahami sejauh mana para pekerja mengenali potensi bahaya dan risiko di area kerja, upaya pencegahan kelelahan, serta masukan dari lini terdepan untuk peningkatan operasional gudang.

Komitmen yang sama juga ditunjukkan pada 9 Juni 2026, saat Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya, didampingi CSHED Manager Arief Rahman Hakim, melakukan sudden inspection ke Plant 7–8, Kompleks Pabrik Citeureup. Kehadiran Direktur Utama disambut oleh Plant 7–8 Act. Manager Johanes Januar Hadyanto beserta jajaran manajemen Plant 7–8.

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama melakukan safety inspection di area raw mill, SP fan, dan AFR Plant 8, serta melakukan safety conversation dengan beberapa karyawan sebagai bentuk nyata Visible Felt Leadership. 

Kegiatan inspeksi di Plant 7–8 dilakukan untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan nyaman, serta memastikan standar keselamatan kerja diterapkan dengan baik agar operasional pabrik berjalan optimal. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif seluruh karyawan dalam menjaga kondisi area kerja agar tetap tertata, aman, dan kondusif.

Dua kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan Visible Felt Leadership di Indocement bukan sekadar simbol kepemimpinan, melainkan pendekatan nyata yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas bersama. Dengan hadir langsung di lapangan, melakukan inspeksi menyeluruh, dan membangun dialog dengan pekerja, Direksi Indocement terus mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih peduli, lebih tanggap, dan lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan.

Melalui semangat ini, Indocement berharap seluruh insan perusahaan semakin memperkuat komitmen untuk menjaga standar K3 dalam setiap aktivitas kerja. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, budaya keselamatan yang kuat akan terus tumbuh dan mendukung tercapainya zero harm di seluruh lingkungan operasional.

Pray Safe, Think Safe, Work Safe, Always Safe.

Kami menggunakan cookies (serta teknik lain yang serupa) untuk membuat pengalaman anda di situs web kami lebih menyenangkan dan efisien. Cookies juga membantu kami memahami bagaimana situs web kami digunakan. Baca kebijakan cookies milik kami. Dengan menekan “Setuju” berarti anda sepakat dengan bagaimana kami menggunakan cookies.