altimage
INTP:IJ Rp. 20.050 altimage 0,75%
20-Nov-2017 16:57
altimage
INTP:IJ Rp. 20050 altimage 0.75%
20-Nov-2017 16:57

Dasar Pelaksanaan Program CSR

Indocement melaksanakan program-program CSR dengan menyoroti tiga pilar utama pembangunan berkelanjutan (“Triple Bottom Line”) yaitu Profit, People dan Planet. Dalam pengorganisasian tanggung jawab sosial secara sistematik dengan mempertimbangkan harapan semua pemangku kepentingan, Indocement menggunakan ISO 26000 sebagai dokumen referensi yang menyediakan bimbingan mengenai Social Responsibility.

Ruang lingkup CSR Perseroan juga mencakup The “HeidelbergCement Sustainability Ambitions 2020”, yang merupakan kerangka umum untuk semua tindakan Perseroan yang meliputi kesehatan dan keselamatan, keanekaragaman hayati di tambang, penggunaan limbah sebagai sumber daya, penjagaan iklim dan pengurangan dampak lingkungan.

Dari sisi landasan hukum, Indocement melaksanakan program CSR dengan mengacu pada berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara lain:
1. Undang-undang RI No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
2. Undang-undang RI No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
3. Undang-undang RI No 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang ditunjang oleh Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
4. Undang-Undang Penanaman Modal Nomor 25 Tahun 2007
5. Undang-undang Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Penanganan Fakir Miskin.
6. Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 13 Tahun 2012 tentang Forum tanggungjawab dunia usaha dalam penyelenggaraan Kesejehteraan Sosial pada level Provinsi.
7. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor: Kep-431/BL/2012 tertanggal 1 Agustus 2012, pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan publik.

Sejak 2013, Indocement juga telah menerapkan dan menegakkan Kode Etik Pemasok HeidelbergCement yang harus dipatuhi oleh pemasok dalam melakukan hubungan bisnisnya dengan Perseroan.

Adapun Kode Etik Pemasok HeidelbergCement memuat antara lain: 

Kode Etik Pemasok HeidelbergCement
Secara umum, kegiatan usaha kami tunduk kepada hukum dan peraturan nasional masing-masing yang berhubungan dengan perlindungan lingkungan, keamanan produk dan hal-hal mengenai kesejahteraan sosial. Selain itu, merupakan kebijakan HeidelbergCement untuk secara formal meminta kepada seluruh pemasok kami untuk memperhatikan Kode Etik Pemasok kami dan melakukan praktek-praktek yang konsisten dengan hal tersebut.

Disusun berdasarkan “Kode Etik Perilaku Bisnis” HeidelbergCement, Kode Etik Pemasok berusaha untuk memenuhi standar akuntabilitas sosial internasional SA 8000 dan standard lingkungan ISO 14001 serta ketentuan-ketentuan dalam Organisasi Buruh International (International Labor Organization/ILO) di dalam rantai suplai hulu kami.

Kode Etik Pemasok yang berlaku secara global ini, merupakan dasar dari seluruh hubungan kontraktual. Nilai-nilai HeidelbergCement menekankan kerjasama yang erat dan produktif dengan para pemasok. Jika seluruh upaya untuk memperbaiki kekurangan materi terhadap Kode Etik Pemasok gagal, baik dikarenakan keengganan pemasok atau rencana atau tindakan tidak dapat dilaksanakan dalam suatu jangka waktu yang disepakati, maka akan dilakukan pengakhiran hubungan secara kontraktual.

Kode Etik Pemasok
Kode Etik Pemasok HeidelbergCement mengharapkan hal-hal sebagai berikut dari Pemasok:

Kondisi Kerja/Perburuhan
1. Pemasok dilarang menggunakan tenaga kerja anak pada setiap tahap manufaktur. Pemasok diminta untuk mematuhi rekomendasi konvensi ILO mengenai usia minimum yang dapat dipekerjakan.
2. Kompensasi dan tunjangan harus sesuai dengan prinsip-prinsip fundamental yang berkaitan dengan upah minimum, waktu lembur dan tunjangan-tunjangan yang diwajibkan secara hukum.
3. Segala bentuk dari pemaksaan atau wajib kerja tidak boleh digunakan, dan karyawan bebas untuk meninggalkan pekerjaan setelah pemberitahuan yang wajar.
4. Pemasok diharapkan untuk menghormati hak-hak karyawan mengenai kebebasan berserikat dan mengakui hak-hak karyawan untuk secara bersama- sama melakukan perundingan, sesuai ketentuan hukum.
5. Pekerja harus mempunyai kondisi kerja yang sehat dan aman yang memenuhi atau melebihi standar yang berlaku mengenai kesehatan dan keselamatan kerja.

Standar Lingkungan
1. Kegiatan operasi pemasok dilaksanakan dengan ramah lingkungan dan sesuai dengan seluruh peraturan yang terkait di negara yang bersangkutan.
2. Seluruh produk dan jasa yang akan diserahkan memenuhi kriteria lingkungan, kualitas dan keselamatan yang disebutkan dalam bagian kontrak terkait dan aman untuk digunakan.

Etika Kegiatan Usaha
1. Kegiatan usaha dilakukan dengan integritas. Tidak ada pembayaran, pelayanan, hadiah, hiburan atau keuntungan lainnya yang ditawarkan atau diberikan kepada setiap karyawan HeidelbergCement atau pihak ketiga yang bertujuan untuk mempengaruhi cara yang akan diambil oleh karyawan HeildelbergCement atau pihak ketiga sehubungan dengan tugas mereka. Demikian pula, HeidelbergCement tidak akan menawarkan atau memberikan pembayaran, pelayanan, hadiah, hiburan atau keuntungan lainnya kepada pemasok sehubungan dengan pelaksanaan tugasnya.
2. Menghormati hak-hak asasi manusia, kekerasan dan diskriminasi terhadap karyawan dalam segala bentuk tidak diperbolehkan. Hal in termasuk namun tidak terbatas pada jenis kelamin, asal kebudayaan, warna kulit, agama, orientasi seksual, cacat atau usia.

Catatan Penutup
1. Diharapkan bahwa pemasok langsung HeildelbergCement bertanggungjawab terhadap pemenuhan ketentuan-ketentuan dari Kode Etik Pemasok ini dari pemasoknya langsung dan melaksanakan secara menyeluruh verifikasi terhadap ketentuan-ketentuan ini untuk dipatuhi dalam rantai suplai mereka.
2. Pelaksanaan dari standar-standar ini merupakan pembelajaran jangka panjang dan proses pengembangan. Kami akan bekerjasama dalam rangka pemenuhannya dengan pemasok kami dan secara terus menerus menelaah dan melakukan penyempurnaan, jika diperlukan.
3. Pemasok dapat menyampaikan keluhan mengenai tindakan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau peraturan internal HC, melalui hotline compliance kami di MySafeWorkplace” (www.mysafeworkplace.com).

 

42 Tahun Membangun Indonesia KOKOH