altimage
INTP:IJ Rp. 19.900 altimage 2,05%
17-Nov-2017 17:17
altimage
INTP:IJ Rp. 19900 altimage 2.05%
17-Nov-2017 17:17

Sekretaris Perusahaan

Tugas Pokok

Sekretaris Perusahaan adalah orang perseorangan atau penanggung jawab dari unit kerja yang menjalankan fungsi sekretaris perusahaan, yang mempunyai tugas pokok untuk menjembatani komunikasi antara Perseroan dan masyarakat serta menjaga keterbukaan informasi. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab dalam memastikan Perseroan telah memenuhi prinsip-prinsip GCG serta semua peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini.

Acuan Hukum

Berdasarkan Pasal 2 Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik menggantikan Peraturan Bapepam IX.I.4 tentang Pembentukan Sekretaris Perseroan, emiten atau perusahaan publik wajib memiliki fungsi sekretaris perusahaan.

Kedudukan dan Pejabat Sekretaris Perusahaan

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik menggantikan Peraturan Bapepam IX.I.4 tentang Pembentukan Sekretaris Perusahaan. Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan berdasarkan keputusan Direksi serta bertanggung jawab kepada Direksi. Setiap informasi yang disampaikan oleh sekretaris perusahaan kepada masyarakat merupakan informasi resmi dari emiten atau perusahaan publik.

Berdasarkan Peraturan OJK tersebut di atas dan Surat Keputusan Direksi Perusahaan No. 003/Peng/CSD-Dir/XII/2016 tanggal 5 Desember 2015, Perseroan telah menunjuk Oey Marcos sebagai Sekretaris Perusahaan menggantikan Pigo Pramusakti dengan masa jabatan efektif sejak 5 Desember 2016. Penggantian Pejabat Sekretaris Perusahaan ini telah dilaporkan kepada OJK dengan Surat No 212/CSD/ITP-Dir/XII/2016 tanggal 5 Desember 2016.

Profil Sekretaris Perseroan

Oey Marcos

Warga negara Indonesia, usia 44. Corporate Secretary mulai 5 Desember 2016. Sebelumnya menjabat rangkap sebagai Assistant to CEO and Corporate Public & Internal Affairs Division Manager sejak Januari 2015, setelah menjabat di berbagai posisi di Indocement dan entitas anak pada tingkatan manajerial sejak 2007. Sebelum bergabung bersama Indocement pada 2002, beliau bekerja sebagai General Manager of Finance & Accounting pada Sugar Group Companies di Lampung, Indonesia, dimana sebelumnya bekerja sebagai eksternal auditor di Kantor Akuntan Publik Prasetio, Utomo & Co, anggota dari Arthur Andersen. Meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi pada tahun 1994 dari Universitas Trisakti dan gelar Magister Manajemen di Bidang Bisnis Strategik pada tahun 2013 dari Institute of Business and Management Prasetia Mulya, Jakarta, Indonesia.

Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan

Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan meliputi antara lain:
(1) Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal;
(2) Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal; 
(3) Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
    a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs web Perseroan;
    b. Penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu;
    c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
    d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
    e. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
(4) Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Persyaratan Sekretaris Perseroan

Sekretaris Perseroan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
(1) Cakap melakukan perbuatan hukum;
(2) Memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang hukum, keuangan, dan tata kelola perusahaan;
(3) Memahami kegiatan usaha Perseroan;
(4) Dapat berkomunikasi dengan baik; dan
(5) Berdomisili di Indonesia.

Kegiataan Sekretaris Perseroan 

(1) Menyediakan informasi Perseroan secara transparan yang meliputi laporan keterbukaan informasi terkait informasi RUPS, laporan keuangan berkala, laporan tahunan, paparan publik, laporan registrasi saham, laporan insidental terkait rencana pengembangan baru, serta memberikan informasi yang diperlukan kepada para pemegang saham;
(2) Melaksanakan fungsi-fungsi GCG di Perseroan;
(3) Mengkoordinasikan rapat Perseroan, seperti RUPS, dan rapat yang diadakan oleh Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Komite Kompensasi, dan paparan publik; dan
(4) Mencatat risalah rapat Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Komite Kompensasi.
(5) Mengakomodasi informasi yang diperlukan oleh pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
 

*untuk Pigo Pramusakti, pejabat Corporate Secretary sebelumnya

42 Tahun Membangun Indonesia KOKOH