altimage
INTP:IJ Rp. 19.900 altimage 2,05%
17-Nov-2017 17:17
altimage
INTP:IJ Rp. 19900 altimage 2.05%
17-Nov-2017 17:17

Organisasi dan Keanggotaan Dewan Komisaris

Per 31 Desember 2016, jumlah anggota Dewan Komisaris Indocement adalah tujuh orang, terdiri dari satu Komisaris Utama, tiga Komisaris, dan tiga Komisaris Independen termasuk di dalamnya dua Wakil Komisaris Utama. Jumlah anggota Dewan Komisaris Indocement tidak melebihi jumlah anggota Direksi Indocement. Jumlah Komisaris Independen Indocement adalah 43% dari jumlah anggota

Dewan Komisaris Indocement. Susunan keanggotaan ini juga telah sesuai dengan ketentuan dalam Board charter yang mengatur bahwa:
• Dewan Komisaris paling kurang terdiri dari lima orang anggota Dewan Komisaris;
• satu di antara anggota Dewan Komisaris diangkat menjadi Komisaris Utama dan dua anggota lainnya diangkat menjadi Wakil Komisaris Utama;
• Jumlah Komisaris Independen wajib paling kurang 30% dari jumlah seluruh anggota Dewan Komisaris.

Dalam Board charter juga diatur soal kewarganegaraan anggota Dewan Komisaris, yaitu bahwa Anggota Dewan Komisaris Indocement dapat berasal dari Warga Negara Indonesia maupun warga negara asing yang memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana ditetapkan dalam Board Charter dan ketentuan-ketentuan lainnya yang berlaku.

Persyaratan Anggota Dewan Komisaris
Kriteria umum anggota Dewan Komisaris Indocement antara lain adalah:
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik;
2. Cakap melakukan perbuatan hukum;
3. Dalam lima tahun sebelum pengangkatan dan selama menjabat:
   a. tidak pernah dinyatakan pailit;
   b. tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;
   c. tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/ atau yang berkaitan dengan sektor keuangan; dan
   d. tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
      i) pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan;
     ii) pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
    iii) pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan tidak memenuhi kewajiban menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan;
5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Perseroan.

Penunjukan, Pemberhentian, Pengunduran diri dan Masa Jabatan Dewan Komisaris
Sesuai Board Charter, usulan pengangkatan, pemberhentian dan penggantian anggota Dewan Komisaris harus diajukan dan mendapat persetujuan RUPS setelah mempertimbangkan rekomendasi Dewan Komisaris dan Komite Nominasi dan Remunerasi.

Komisaris menjabat untuk jangka waktu tiga tahun atau sampai pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak tanggal pengangkatan, dengan tidak mengurangi kewenangan RUPS untuk memberhentikan seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris pada setiap waktu sebelum jabatannya berakhir.

Masa jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir apabila yang bersangkutan:
1. Mengundurkan diri;
2. Meninggal dunia;
3. Masa jabatannya berakhir;
4. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS
5. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai Anggota Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

RUPS dapat mengangkat orang lain untuk mengisi jabatan Anggota Dewan Komisaris yang diberhentikan dari jabatannya dan RUPS dapat mengangkat seseorang sebagai Anggota Dewan Komisaris untuk mengisi jabatan Anggota Dewan Komisaris yang kosong.

Susunan Anggota Dewan Komisaris
Berdasarkan Akta No. 12 tanggal 6 Desember 2016 yang dibuat di hadapan Deni Thanur S.E., S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang pelaporannya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan tanggal 7  Desember  2016  Nomor:  AHU.AH.01.03-0106044,

susunan Anggota Dewan Komisaris Perseroan per 31 Desember 2016 adalah sebagai berikut:

Independensi Anggota Dewan Komisaris 
Independensi Anggota Dewan Komisaris Independensi masing-masing Anggota Dewan Komisaris Indocement adalah sebagaimana diilustrasikan dalam tabel hubungan afiliasi sebagai berikut:

Seluruh Anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan Anggota Dewan Komisaris lainnya, Anggota Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, kecuali Anggota Dewan Komisaris yang merupakan perwakilan pemegang saham utama/ pengendali (Birchwood Omnia Ltd.), yaitu Dr. Albert Scheuer, Dr. Lorenz Naeger, Dr. Bernd Schelfele, dan Kevin Gluskie.

Seluruh Anggota Dewan Komisaris Independen tidak memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan Anggota Dewan Komisaris lainnya, Anggota Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, atau hubungan dengan Indocement, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak  independen.

Informasi Mengenai Komisaris Independen
Perseroan memiliki tiga Komisaris Independen atau 43,0% dari tujuh Anggota Dewan Komisaris. Dengan demikian, Indocement telah memenuhi POJK No. 33 bahwa setiap perusahaan publik harus memiliki Komisaris Independen sekurang-kurangnya 30,0% dari jumlah seluruh Anggota Dewan Komisaris. Komisaris Independen Perseroan telah memenuhi persyaratan untuk menjadi Komisaris Independen sesuai ketentuan POJK No. 33 sebagaimana tabel berikut:

Pernyataan Independensi Komisaris Independen 
Pernyataan Independensi Komisaris Independen Komisaris  Independen  Indocement  menandatangani pernyataan independensi yang dibuat dan diperbaharui secara berkala.

Informasi Pernyataan Independensi Komisaris Independen Indocement adalah sebagai berikut:

Profil Dewan Komisaris (berdasarkan keputusan RUPST 22 Mei 2017)

Kevin Gluskie, Komisaris Utama
Warga negara Australia, usia 49 adalah Komisaris Utama Indocement sejak 22 Mei 2017. Merupakan anggota Managing Board HeidelbergCement Group untuk regional Asia Pacific. Beliau menyelesaikan pendidikan teknik sipil di Universitas of Tasmania (Australia) dan meraih gelar MBA dari University of Sydney.

Tedy Djuhar, Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen
Warga negara Indonesia, usia 65 tahun, telah bergabung dengan Indocement sejak 1985 dan menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Perseroan sejak 10 Mei 2011 serta diangkat kembali menjadi Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 13 Mei 2015. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur Non-Eksekutif di First Pacific Company Ltd., Hong Kong. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1975 dari University of New England, Australia dan gelar Executive Master of Business Administration dari Cheung Kong Graduate School of Business, Republik Rakyat Tiongkok pada 2014.

Simon Subrata, Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen
Warga negara Indonesia, usia 53 tahun. Wakil Komisaris Utama Perseroan/Komisaris Independen sejak 22 Mei 2017. Sebelumnya sampai dengan 2000 beliau adalah Corporate Finance Perseroan dan menjabat Direktur di beberapa entitas anak Perseroan, dan sampai dengan 2005, merupakan partner di Kantor Akuntan Publik Ernst & Young. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Direktur Keuangan the Jakarta Archbishop Strada School Foundation dan Senior Partner Gan Kapital Group. Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Daniel Lavalle, Komisaris Independen
Warga Negara Belgia, usia 66 adalah Komisaris Independen Indocement sejak 10 Mei 2015 berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 10 Mei 2015. Sebelumnya beliau adalah Direktur Utama Indocement dari 2001 sampai 2014. Beliau meraih Gelar Master di bidang Pertambangan diraihnya dari Polytechnical Faculty of Mons, Belgia pada 1973.

Dr. Lorenz Naeger, Komisaris
Warga negara Jerman, usia 56 tahun dan berdomisili di Mannheim, adalah Komisaris Indocement sejak 2 Desember 2004 dan diangkat kembali menjadi Komisaris berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 13 Mei 2015. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Chief Financial Officer di HeidelbergCement Group. Beliau kuliah jurusan Administrasi Bisnis di University of Regensburg (Jerman), University of Swansea (Wales) dan University of Mannheim (Jerman). Beliau lulus pada 1986 dengan meraih Diplom-Kaufmann (gelar akademis di bidang Ekonomi Bisnis) dari University of Mannheim. Beliau memperoleh gelar Doktor dan kualifikasi sebagai Konsultan Pajak Bersertifikat pada 1991.

Dr. Bernd Scheifele, Komisaris
Warga negara Jerman, usia 58 tahun, adalah Komisaris Indocement sejak 23 Februari 2005 dan diangkat kembali menjadi Komisaris berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 13 Mei 2015. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Chairman dari Managing Board HeidelbergCement AG sejak 1 Februari 2005. Beliau memulai karir sebagai pengacara di biro hukum Gleiss Lutz Hootz Hirsch, sejak 1988 sampai 1994. Beliau menyelesaikan pendidikan di bidang hukum di University of Freiburg dan University of Dijon, dan meraih gelar Master of Law Degree (LLM) pada 1984 dari University of Illinois, Amerika Serikat.

Dr. Albert Scheuer, Komisaris
Warga Negara Jerman, usia 59 tahun, sebelumnya merupakan Komisaris Utama sejak 14 Mei 2008. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai anggota dari Managing Board HeidelbergCement Group. Beliau meraih Diploma Teknik Mesin pada 1982 dan gelar Doktor di bidang Teknik Mesin pada 1987 dari Technical University of Clausthal, Jerman.

 

42 Tahun Membangun Indonesia KOKOH