Indocement Awards 2010 is started ! For more information please visit www.indocementawards.com...Indocement is the first company in South-East Asia to have received a CER on its own CDM project under the United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC)...Indocement (Citeureup factory) has been given an award as a company that managed to reach the highest rank, namely Gold Rating for PROPER 2008-2009, while Indocement (Palimanan factory) has been given Green Rating...Indocement shares (INTP) were traded (30/07) at Rp16.900/share, increase Rp50 (0.30%)...Celebrating its 35th anniversary, Indocement inaugurates its Sanitation Service Unit and Arts & Culture House at Indocement’s Citeureup factory in Gunungsari village - Radar Bogor (24/7), Jurnal Bogor (25/7)...To celebrate Indonesia’s 35th Independence Day, Indocement organizes a creativity competition for elementary school students from 12 villages in the surrounding communities Citeureup Factory - Pakuan Raya (24/07)...Indocement was awarded "Indonesia Best Public Companies 2010" from SWA Magazine & Stern Steward & Co. Management Consultant...Indocement Citeureup Factory trains 60 Public Protection (Linmas) officers from 12 cultivated village, Radar Bogor (21/07)...Indocement paves Tajur and Hambalang village road with concrete cement, Jurnal Bogor, Pakuan Raya & Radar Bogor (01/07)...Semen Tiga Road received the Most Reader’s Choice as its brand is already well known in Indonesia (Idea House Award 2010) - Tabloid Rumah (29/06)...Indocement for the fifth time since 2006, was awarded the IMAC Award ("Indonesia's Most Admired Company Award")...Indocement was awarded the Business Record (ReBi) for the category of pioneer of integrated loyalty program in cement industry....Indocement has succeeded to maintain the Certificate and Gold Flag for its three factories based on audit result of SMK3...Villagers training in masonry, Jurnal Bogor (25/06)...Indocement holds sewing classes (Jurnal Bogor 2/6)... English 
halaman utama > berita

Siaran Pers

30 Juli 2010 - (Siaran Pers) Hasil Yang Sangat Memuaskan di Semester I Tahun 2010
• Berlanjutnya permintaan pasar domestik yang kuat
• Kenaikan laba usaha, EBITDA, dan laba bersih yang signifikan secara konsisten
• Neraca keuangan yang kuat dan sehat
• Pengeluaran belanja modal sesuai rencana
 

11 Mei 2010 - (Siaran Pers) Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2009 - 11 Mei 2010
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (”RUPST”) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Perseroan”) yang diselenggarakan Selasa, 11 Mei 2010 di Jakarta telah memutuskan antara lain membagikan dividen sebesar Rp225 per saham, atau seluruhnya sejumlah Rp828 miliar, ekuivalen dengan 30% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2009.  

19 Maret 2010 – (Siaran Pers) Ikhtisar atas Hasil yang Baik di Tahun 2009
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Perseroan”) telah membukukan hasil yang sangat baik dari segi kinerja keuangan maupun dalam mengoptimalkan posisi Perseroan secara keseluruhan di pasar sebagai pemimpin dalam penyedia produk semen yang berkualitas dengan harga yang bersaing. Perseroan telah melakukan usaha yang sangat baik dalam mengantisipasi dan mempersiapkan penurunan pasar semen di Indonesia khususnya pada semester pertama 2009.  

30 Juli 2009 - Indocement – Hasil Luar Biasa Karena Efisiensi Biaya
• Permintaan domestik yang lemah
• Marjin yang lebih baik karena efisiensi biaya sesuai rencana
• Pertumbuhan laba usaha, EBITDA dan laba bersih yang subtansial
• Neraca keuangan yang kuat
• Proyek-proyek infrastruktur mendatang diharapkan dapat memulihkan permintaan semen domestik
 

24 Maret 2009 - Indocement – Hasil yang Sangat Memuaskan di Tahun 2008
• Pertumbuhan penjualan semen domestik yang sangat kuat
• Kenaikan biaya produksi yang luar biasa, namun masih dapat dikendalikan
• Kenaikan laba usaha, EBITDA, dan laba bersih yang signifikan
• Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih yang sukses dengan diterimanya pembayaran pertama dari Bank Dunia
• Neraca keuangan yang kuat dan sehat
• Perlambatan rencana ekspansi dan investasi
• Penjualan semen domestik diperkirakan akan mengalami pertumbuhan negatif sebesar minus 6% di tahun 2009